Bolehkah Seorang Akhwat Mengenakan Jilbab Berwarna Kuning atau Merah?

Pertanyaan: Saya membaca beberapa riwâyat mengenai Ummahâtul Mu’minîn ‎رضي الله عنهن bahwa mereka dahulu memakai hijâb dan jilbâb yang berwarna kuning dan merah, maka apakah boleh bagi saya untuk memakai warna-warna tersebut?

Jawaban:

Wahai putriku, warna-warna yang dikenakan oleh wanita pada masa itu adalah warna-warna yang telah dikenal dan yang sudah lazim. Maksud disebutkannya di dalam riwâyat-riwayat ini bukanlah warna-warna yang mengalihkan perhatian seseorang, namun tentu saja yang memiliki kemiripan dengan warna merah atau hitam, atau sebagai contoh, suatu campuran atau kombinasi dari warna merah, hitam dan hijau. Jadi jangan membayangkan bahwa Ummahâtul Mu’minîn dan para shahâbiyât رضي الله عنهن atau Tâbi’iyât رحمهن الله dahulu memakai jilbâb atau khimar untuk memalingkan perhatian laki-laki asing ke arah mereka.

(Dijawab oleh: Asy-Syaikh ‘Ubaid Al-Jâbirî ‎حفظه الله‎ di Madînatul Munawwarah pada tanggal 14 Mei 2007 yang diterjemahkan oleh Abû Hakîm)

Diterjemahkan dari http://www.salafitalk.net/st/uploads/Jilbaab_Colour.doc.

Lihat: http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/jilbab-berwarna-merah-dan-kuning/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s