Waktu yang Dianjurkan untuk Bershalawat

Hadits-hadits anjuran bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

1. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Jangan kalian menjadikan kuburan sebagai (tempat) berhari raya dan jangan kalian jadikan rumah kalian sebagai kuburan. Dan bershalawatlah kepadaku di manapun kalian berada karena sesungguhnya shalawat kalian (itu) sampai kepadaku.” (HR. Abu Dawud no. 2042 dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani)

2. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali, maka Allah mengucapkan shalawat kepadanya 10 kali. [1]” (Shahih, HR. Muslim no. 408)

3. Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang bershalawat kepadakt satu kali, maka Allah bershalawat kepadanya 10 shalawat, dihapuskan darinya 10 kesalahan dan diangkat untuknya 10 derajat.” (HR. An Nasai, 3/50 dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani)

Waktu yang Dianjurkan untuk bershalawat

1. Ketika nama Rasulullah disebut

Berdasarkan hadits Al-Husain bin ‘Ali bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Orang yang kikir adalah orang yang aku disebut di dekatnya, lalu dia tidak bershalawat kepadaku.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan lain-lain, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Irwa-ul Ghalil, 1/5)

Dan dari hadits Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Nampak kehinaan seseorang di mana aku disebut di dekatnya, namun dia tidak bershalawat kepadaku.” (HR. At-Tirmidzi, Al-Hakim dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa, 1/6)

2. Pada hari Jum’at

Berdasarkan hadits Aus bin Aus, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jum’at, karena sesungguhnya shalawat kalian sampai padaku.” Mereka bertanya: “Bagaimana bisa disampaikan (kepadamu sedang engkau telah hancur jasad)?” Beliau menjawab: Sesungguhnya Allah mengharamkan tanah untuk memakan jasad para nabi.” (HR. Abu Ishaq Al-Harbi dalam Gharibul Hadits dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa, 1/4 dan mempunyai syawahid (pendukung) yang lain.

3. Ketika masuk masjid

Berdasarkan hadits Fathimah, ia berkata: “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bila masuk masjid bershalawat untuk diri beliau sendiri dan berkata:

“Wahai Rabbku, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu.” (HR. At-Tirmidzi, 2/314, dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani)

4. Saat berdoa

Berdasarkan hadits Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Setiap doa terhijab (tertutupi) hingga bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.” (HR. Ad-Dailami dan dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani)

5. Di waktu pagi dan petang

Berdasarkan hadits Abu Ad-Darda bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku di pagi hari 10 kali dan di sore hari 10 kali, maka dia akan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat.” (HR. Ath-Thabrani dan dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihul Jami’)

Al-Munawi berkata: (Dalam hadits ini terdapat dalil keutamaan shalawat dan salam kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan hal tersebut termasuk amalan yang paling afdhal dan dzikir yang paling agung dan mengikuti (perintah) Al-Jabbar (Allah Subhanahu wa Ta’ala) dalam firman-Nya, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi”, kalau sekiranya tidak ada ganjaran lain bagi yang bershalawat kecuali mengharapkan syafaatnya, maka itu sudah cukup.” (Faidhul Qadir, hal. 170-171)

6. Ketika tasyahhud dalam shalat

Berdasarkan hadits Fudhalag bin ‘Ubaid, ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendengar seorang laki-laki berdoa dalam shalatnya lalu tidak bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka beliau bersabda: “Orang ini tergesa-gesa.” Kemudian beliau memanggil dan berkata kepadanya:

“Jika salah seorang kalian shalat, maka hendaklah dia memulai dengan memuji Allah dan mengagungkan-Nya, kemudian bershalawatlah atas Nabi, lalu berdoa dengan apa yang dia kehendaki.” (HR. At-Tirmidzi, Abu Dawud, An-Nasai, dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Muqbil dalam Al-Jami’ Ash-Shahih, 2/124)

7. Sesudah adzan

Berdasarkan hadits Abdullah bin ‘Amru bin Al-‘Ash bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang dia ucapkan lalu bershalawatlah kalian kepadaku. Karena sesungguhnya barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali. Lalu mintalah wasilah untukku karena (wasilah) itu adalah satu kedudukan (yang tertingi -red) dalam jannah yang tidak sepantasnya (dimiliki) kecuali bagi seorang hamba di antara hamba-hamba Allah. Dan aku berharap (hamba) itu adalah aku. Maka siapa yang memintakan wasilah tersebut untukku, maka halal baginya syafaat.” (Shahih, HR. Muslim)

Faidah

An-Nawawi rahimahullah berkata: “Apabila bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, maka hendaklah menggabung antara shalawat dan sakam, dan tidak mencukupkan salah satunya. Maka janganlah ia mengatakan: ‘shallallahu alaihi’ saja, dan tidak pula (hanya mengatakan) ‘alaihis salam’ saja.” (lihat Al-Adzkar hal. 98, An-Nawawi)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Footnote:

[1] yang rajih (kuat) di antara definisi shalawat Allah kepada hamba-Nya adalah apa yang disebutkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya secara mu’allaq dari Abul ‘Aliyah Rufa’i bin Mihran. Beliau berkata:

“Shalawat Allah kepada hamba-Nya adalah pujian-Nya kepada hamba di sisi para malaikat, sedangkan shalawatnya para malaikat adalah doanya.” (Berkata Al-Hafidz: “Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Hatim.” Lihat Fathul Bari, Kitab Tafsir, 8/392)

[Referensi: Majalah Asy Syariah no. 06/I/Muharram 1425 H/Maret 2004, hal. 36-39 dalam artikel “Shalawat Nabi Antara Sunnah dan Bid’ah, Bagian 1]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s