Men-tahniq Anak yang Baru Lahir

Pertanyaan: Dalam hal men-tahniq (melumatkan kurma kemudian mengoleskan hasil kunyahan ke langit-langit mulut si bayi -ed), apakah disyariatkan untuk mendatangi orang yang shalih di sebuah daerah untuk men-tahniq anak tersebut?

Jawaban:

Men-tahniq seorang anak, sebagaimana yang telah tetap di dalam hadits Anas radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam men-tahniq Abdullah bin Abu Thalhah. Dikatakan kepada Anas, “Dia (Abdullah) jangan diberi makan dulu, hingga dibawa ke hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Namun yang shahih dalam hal ini bahwa perbuatan tersebut hanyalah khusus bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan tidak diberi keleluasaan kepada selainnya. Maka mereka (sahabat) tidak pernah membawa anak-anak mereka kepada Abu Bakar, Umar, ‘Utsman dan Ali serta tidak pula kepada selain mereka dari kalangan orang-orang shalih dan para imam kalangan shahabat ridhwanullah ‘alaihim. Maka sewajarnya hal tersebut hanya dicukupkan pada diri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, di mana hal tersebut merupakan kekhususan bagi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bukan untuk selainnya.

Oleh karena itu, hendaklah seorang bapak dan ibu men-tahniq anaknya atau di-tahniq oleh orang yang hadir saat itu. Tahniq adalah perkara yang disyariatkan lagi mustahab. Sedangkan pergi menuju orang yang dia dikenal sebagai orang yang shalih setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah perkara yang muhdats (diada-adakan).

Sumber: Anak Amanah Ilahi karya Asy Syaikh Yahya bin Ali Al Hajuri (penerjemah: Abu Abdurrahman Abdul Aziz As Salafy dan Ummu Abdurrahman), penerbit: Penerbit Al-Husna bekerja sama dengan Al Fath Media, hal. 91-92.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s